ORANG YANG DIPERBOLEHKAN TIDAK BERPUASA

1.Orang yang diperbolehkan tidak berpuasa, tapi diwajibkan membayar fidyah, yaitu memberi makan orang miskin setiap hari satu sha’ atau 1/2 sha’ atau satu mud, yang dapat dikelompokkan atas :
a. Orang-orang yang telah berusia lanjut (jompo).
b. Orang sakit parah yang tidak diharapkan kesembuhannya. Ketentuan ini besarkan riwayatkan Al Bukhari dari Atha’ri yang berbunyi:
 Bahwasanya dia mendengar Ibnu Abbsa Ra. membaca (surat Al baqarah ayat 184 ) dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya ( njika meraka tidak berpuasa ) membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin ). Berkata Ibnu Abbas Ra ayat ini tidak manshuk, ia ditujukan bagi orang-orang yang telah berusia lanjut dan tidak sanggup untuk menjalankan puasa, maka keduanya wajib memberi makan seorang miskin setiap hari.”
c. Ibu hamil dan menyusui, jika ia mengkhawatirkan kesehatan anaknya yang ada didalam rahim atau yang sedang disusui.
Rasulullah Saw bersabda:
” Dari Ibnu Abbas Ra. berkata: ” Berikalah keringanan bagi orang yang berusia lanjut (jompo) tidak berpuasa, (dan hendaklah) dia memberi makan orang miskin setiap hari dan tidak wajib baginya mengganti puasa yang ditanggalkannya itu.” (Hadist shahih riwayat Daru Qutni dan Al-Hakim).
 
2.Orang yang diperbolehkan tidak berpuasa, tapi ia diwajibkan mengganti puasa yang dia tinggalkan pada hari-hari yang lain. Orang yang termasuk di dalam kelompok ini antara lain :
a. Orang sakit yang masih diharapkan kesembuhannya, akan bertambha parah kalau berpuasa.
b. Oraqng musafir atau yang sedang mengadakan perjalanan dalam kebaikan, bukan dalam melanggar hukum Allah dan Rasul-Nya (maksiat).

Allah Swt berfirman :

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya : ” ( Beberapa hari yang dikatakan itu ialah ) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (pemulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pembeda (antara hak dan yang batil). Karena itu barangsiapa dantara kamu hadir (dinegeri tempat tinggalnya) dibulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), wajiblah baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkanya itu, pada hari-hari yang lain Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilanganya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas Petunjuk-Nya yang diberikan kepada mu, supaya kamu bersyukur .” (QS:2:185)

 Sumber :Marsuni Sasary-Mustahab Hasbullah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s