Makna Kehidupan Dan Makna Kematian

Apa makna kehidupan dan kematian itu?. Sementara orang berkata bahwa kehidupan itu ialah persaan dan pergerakan. Segala sesuatu yang tidak berperasaan dan tidak jelas hidupnya tidak dapat digolongkan dalam kelompok kehidupan. sebenarnya pengertian ini bertentangan dengan hakikat. Segala sesuatu dalam kehidupan dunia memiliki kehidupan, namun kehidupan yang sesuai dengan fungsi dan misi masing-masing seperti firman Allah dalam surat Al Isra:44 yang artinya :

” Langit yang jatuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan taka ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya , tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka . Seeungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun “.

Jadi apapun yang namanaya “sesuatu”, semua bertasbih dan memuja Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Langit, bumi, gunung dan semua makhluk Allah lainnya beramai-ramai bertasbih kepada-Nya. Dalam firman-Nya dijelaskan :

…Dan kepada masing-masing mereka telah kami berikan hikmah dan ilmu dan telah Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung semua bertasbih bersama Daud . Dan Kamilah yang melakukannya. ” (Al Anbiya 79)

Dalam firmannya yang lain :

  Telah bertasbih kepada Allah apa yang ada dilangit dan apa yang ada di bumi. Raja yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa lahi Maha Biijaksana (Al Jumua’ah 1)

Bahkan hakikatnya melampaui semua itu. Segala sesuatu yang tampaknnya mati dan beku, tidak menampakkan adanya persaaan dan gerakannya, tapi ternyata memiliki persaan untuk mengungkapkan isi hanti nya dengan tangis atau dengan lainnya. Rasulullah Saw pernah mengisahkan kepada para sahabatnya bahwa bumi , langit dan gunung-gunung itu mengangis bertasbih kepada-Nya. Bahka Rasulullah pernah mengisahkan kepada para sahabatnya bagaimana batu kerikil yang ada dalam genggaman tangannya itu bertasbih kepada Allah Ta’ala.Semua yang ada dalam jagat raya ini memiliki kehidupan sesuai dengan keadaan dan kepentingannya. Segala sesuatu memiliki rasa dan gerak namun kita tidak menyadarinya.

sumber Prof. Dr. M. Mutawali Sya’rawi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s