Pantun Melayu

Anak kera mencuri manggis

Matanya pedih kena jelatang

Awak tertawa hati menangis

Karena kekasih dibawa orang

Hari minggu jalan  ke pasar

Disana belanja membeli udang

Hatiku pilu rasa terbakar

Bunga kupuja dipetik orang

 

Bagaimana padi tidaklah basah

Pagi petang dilimbur pasang

Bagaimana hati tidaklah patah

Kekasih hilang direbut orang

 

Tali kecapi disebut orang

Bila dipetik bunyinmya nyaring

Hatiku ini mabuk kepayang

Karena adik sudah berpaling

 

Batang nangka putik sejari

Rebah ke tanah lapuk terbuang

Abang menyangka adik sendiri

Rupanya sudah duduk bertunangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s